Berita Terkini | Pengabdian | Seputar Kampus

Program Pengabdian Masyarakat, Unisma Berikan Alat Pengering Kerupuk

Program Pengabdian kepada Masyarakat Hibah Institusi (Hi-Ma) Universitas Islam Malang (Unisma), merupakan program anggaran tahun 2020/2021. Ir Unung Lesmanah, Dosen Fakultas Teknik sebagai Ketua Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat yang beranggotakan M Jasa Afroni, Dosen Teknik Elektro dan Abdul Wafi, Dosen Fakultas Agama Islam berhasil memenangkan program hibah tersebut.

“Tim kami bermitra dengan Industri Rumah Tangga (IRT) milik Ibu Mi’ah di Desa Mulyoagung, Dukuh Jetak Utara yang berada di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang yang memproduksi krupuk puli,” kata Unung.

Berdasarkan hasil survei dan analisis situasi, mitra pembuat kerupuk puli belum maksimal dalam proses produksinya.

“Hal tersebut dikarenakan kualitas dan kuantitas produk belum baik, peralatan yang digunakan masih sangat sederhana, kemasan yang tidak menarik, serta pembukuaan keuangan yang tidak maksimal.  Sehingga hasil produksi dan pendapatan pembuat belum optimal,” ujarnya.

Pada dasarnya permasalahan yang dihadapi mitra sangat kompleks dan saling berkaitan antara permasalahan yang satu dengan lainnya. Namun demikian untuk mempermudah solusinya, maka tim pengabdi mengelompokkan menjadi dua aspek utama yaitu permasalahan fasilitas sarana prasarana dan permasalahan manajemen.


“Kami telah menyerahkan satu unit alat pengering kerupuk sebagai hasil dari pengabdian kepada masyarakat yang diperoleh dari Hi-Ma Unisma 2020 yang didanai Lembaga Penelitian & Pengabdian (LPPM) Unisma. Selain itu kami juga mengadakan penyuluhan tentang bagaimana pengelolaan produk kerupuk puli yang higienis dan pendampingan pengelolaan pembukuan keuangan yang benar,” terangnya.

Agar penjualan produk maksimal, dirinya juga membantu branding dengan membuatkan desain kemasan yang menarik.

“Untuk meningkatkan pemasaran dan kemasan agar menarik, kami juga membantu membuat desain label untuk kemasan kerupuk puli,” ungkapnya.


Bu Tamiโ€™ah sangat bersyukur sekali atas kehadiran dan bantuan tim pengabdi, karena alat pengering kerupuk sangat bermanfaat sekali sehingga meningkatkan produktivitas produksi.

“Biasanya kalau musim hujan seperti sekarang kami mengurangi adonan sebanyak 25 kg. Yang jika normal bisa sampai 100 kg kami hanya mengodani 75 kg. Tapi sejak ada bantuan dari Unisma kami bisa kembali memproduksi 100 kg seperti saat musim kemarau. Terima kasih semoga Unisma semakin jaya,” tutur Bu Miโ€™ah.

Dr Nour Athiroh, Ketua LPPM Unisma mengucapkan selamat dan sukses kepada tim yg telah berhasil mengedukasi usaha masyarakat dengan memberi bantuan alat pengering kerupuk.

“Selamat kepada Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat yang telah melakukan edukasi kepada usaha masyarakat yang tidak produktif menjadi produktif. Inilah yang kami dambakan, sehingga meningkatkan kontribusi kepada masyarakat. Kami berharap program ini dapat terus dilanjutkan, tentunya diiringi dengan evaluasi,” ujar Dr Athiroh.

Similar Posts