| | |

Mahasiswa Asal Prancis Jalani Internship di Fakultas Teknik Universitas Islam Malang, bidang energi terbarukan, PV sistem, Perkuat Kolaborasi Internasional

Malang — Fakultas Teknik Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui penerimaan mahasiswa asing untuk program magang. Kali ini, seorang mahasiswa asal Perancis dari Lorain University, yakni Abderrahim Dadi, mengikuti program internship di bidang energi surya (solar cell) di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Islam Malang.

Program magang ini menjadi bagian dari upaya penguatan kolaborasi internasional sekaligus pengembangan riset di bidang energi terbarukan, khususnya teknologi Photovoltaic (PV) system yang saat ini menjadi fokus global dalam transisi energi. Kegiatan ini juga berada di bawah supervisi Efendi S. Wirateruna, S.T., M.Sc., yang dikenal memiliki kepakaran di bidang energi terbarukan, efisiensi energi, dan sistem PV.

Fokus pada Teknologi Solar Cell dan Sistem PV

Selama menjalani program internship, Abderrahim Dadi terlibat langsung dalam berbagai kegiatan akademik dan praktis yang berfokus pada pengembangan sistem energi surya. Berdasarkan agenda kegiatan, program ini mencakup pengenalan dasar sistem PV, pelatihan teknis, hingga eksperimen langsung pada instalasi panel surya.

Kegiatan diawali dengan pengenalan lingkungan kampus dan koordinasi dengan Fakultas Teknik, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan sistem PV on-grid dan off-grid, termasuk studi kasus implementasi pada bangunan kampus Universitas Islam Malang. Seluruh kegiatan teknis ini dipandu oleh tim dosen Fakultas Teknik, khususnya di laboratorium sistem kontrol.

Selain itu, program ini juga menekankan praktik langsung melalui kegiatan experimental setup rooftop solar PV berkapasitas 2200 VA yang dilakukan secara bertahap. Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata dalam perancangan, instalasi, serta pengujian sistem pembangkit listrik tenaga surya skala kecil.

Kegiatan Lapangan dan Studi Energi Terbarukan

Selain kegiatan di laboratorium, peserta juga dijadwalkan mengikuti kunjungan lapangan untuk memperluas wawasan terkait implementasi energi terbarukan. Salah satu agenda penting adalah kunjungan ke sistem irigasi otomatis berbasis tenaga surya di wilayah Sukoanyar, serta kunjungan ke pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Karangkates.

Program ini juga mencakup kunjungan ke berbagai institusi pendidikan dan riset, termasuk Renewable Energy and Industrial Development Institute (REIDI) yang berlokasi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman terkait pengembangan dan implementasi teknologi energi terbarukan di tingkat riset dan industri.

Selain itu, peserta juga dijadwalkan melakukan studi sistem PV di Politeknik Negeri Malang (Polinema) serta menjalin jejaring energi terbarukan di Surabaya. Dengan demikian, peserta memperoleh gambaran komprehensif mengenai penerapan energi terbarukan di Indonesia.

Integrasi Akademik dan Budaya

Program internship ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mengintegrasikan kegiatan budaya. Abderrahim Dadi dijadwalkan mengikuti kelas budaya dan Bahasa Indonesia yang diselenggarakan oleh Office of International Affairs (OIA) Universitas Islam Malang.

Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman internasional yang utuh, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pemahaman sosial dan budaya lokal.

Audit Energi dan Proyek Akhir

Memasuki tahap akhir program, peserta akan terlibat dalam kegiatan energy audit di lingkungan Universitas Islam Malang serta perancangan sistem PV untuk kebutuhan kampus. Kegiatan ini menjadi bagian dari proyek integratif yang menggabungkan seluruh kompetensi yang telah dipelajari selama masa magang.

Program internship ditutup dengan presentasi akhir, di mana peserta memaparkan hasil pembelajaran, eksperimen, serta rekomendasi pengembangan sistem energi surya.

Komitmen Universitas Islam Malang dalam Kolaborasi Global

Program ini menegaskan komitmen Universitas Islam Malang dalam mengembangkan kerja sama internasional, khususnya di bidang teknik dan energi terbarukan. Kehadiran mahasiswa dari Prancis ini diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan serta membuka peluang kolaborasi riset yang lebih luas di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik Universitas Islam Malang tidak hanya menjadi pusat pendidikan nasional, tetapi juga semakin mengukuhkan perannya sebagai institusi yang aktif dalam jejaring akademik global.

Similar Posts