| |

Menembus Batas Negeri, Dosen Teknik Unisma Jadi Visiting Scholar di Taiwan

Malang, 19 Oktober 2025 — Fakultas Teknik Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kolaborasi akademik di tingkat internasional. Salah satu dosennya, Dr. Mohammad Jasa Afroni, ST., MT., Ph.D., berangkat ke St John’s University (SJU), Taiwan, untuk menjalankan program Visiting Scholar dalam kerangka INTENSE (International Industrial Talents Education Special) Program 2025.

Program INTENSE merupakan inisiatif kerja sama antara sejumlah perguruan tinggi di Taiwan yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Taiwan, bekerja sama dengan Departemen Pendidikan Indonesia dan beberapa universitas di tanah air. Program ini dirancang untuk memperkuat jejaring akademik, memperluas transfer pengetahuan, dan mengembangkan kompetensi talenta industri di tingkat global.

Selama masa penugasan yang berlangsung selama dua semester, Dr. Afroni akan melaksanakan berbagai kegiatan akademik, di antaranya mengajar dan membimbing mahasiswa Indonesia yang mengikuti INTENSE Program di bidang Teknik Elektro. Selain itu, ia juga melakukan joint research dengan tim peneliti SJU untuk menghasilkan publikasi ilmiah bersama, serta memberikan konsultasi dan pembimbingan intensif bagi mahasiswa Indonesia yang tengah menyelesaikan tugas akhir atau skripsi.

Tak hanya itu, Dr. Afroni juga akan berpartisipasi dalam berbagai seminar akademik dan diskusi ilmiah di lingkungan universitas maupun komunitas riset yang relevan dengan bidang keahliannya.

Rektor Universitas Islam Malang, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas penugasan ini.

“Partisipasi dosen Unisma dalam program akademik internasional seperti ini merupakan langkah nyata menuju universitas berkelas dunia. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat yang luas, tidak hanya bagi pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa, tetapi juga dalam memperkuat reputasi Unisma di kancah global,” ujar Prof. Maskuri.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama, dr. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D, turut memberikan pandangan bahwa kegiatan visiting scholar ini menjadi bentuk nyata implementasi strategi internasionalisasi Unisma.

“Keterlibatan dosen dalam program internasional seperti INTENSE menunjukkan bahwa Unisma siap bersaing dalam arena akademik global. Kami berharap hasil riset, publikasi, dan jejaring yang dibangun selama di Taiwan dapat memperkaya proses pembelajaran dan memperluas peluang kerja sama lintas universitas,” tuturnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Unisma, Dr. Ena Marlina, S.T., M.T., menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah pengembangan fakultas menuju internasionalisasi.

“Fakultas Teknik terus mendorong kolaborasi global melalui program visiting scholar, joint research, dan mobilitas akademik. Kami bangga salah satu dosen kami dapat menjadi bagian dari program INTENSE di Taiwan. Ini menjadi bukti bahwa kapasitas akademik Unisma diakui di tingkat internasional,” ungkapnya.

Kegiatan visiting scholar ini diharapkan mampu memperkuat hubungan akademik antara Unisma dan St John’s University, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian mahasiswa Indonesia di kancah internasional. Lebih jauh, program ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan teknologi energi terbarukan dan otomasi industri, sejalan dengan arah pengembangan Fakultas Teknik Unisma menuju internasionalisasi dan peningkatan daya saing global. (FT)

Similar Posts