| |

Perkuat Kepemimpinan Transformasional dan Tata Kelola Perguruan Tinggi, Pimpinan Fakultas Teknik UNISMA Ikuti FDTI Deans’ Course VIII 2026 di ITB

Bandung – Fakultas Teknik Universitas Islam Malang (FT UNISMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas kepemimpinan akademik dan tata kelola pendidikan tinggi melalui partisipasi aktif pada FDTI Deans’ Course Angkatan VIII Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 13–16 Juli 2026. Program ini merupakan agenda nasional FDTI yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan para dekan dan pimpinan program studi teknik dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi, perkembangan teknologi, serta tuntutan dunia industri yang terus berkembang.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), Prof. Ir. Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kepemimpinan di lingkungan pendidikan tinggi teknik harus mampu beradaptasi dengan perubahan global melalui tata kelola yang profesional, kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu. FDTI Deans’ Course menjadi salah satu instrumen strategis FDTI dalam menyiapkan pemimpin akademik yang mampu membawa fakultas teknik di Indonesia menjadi institusi yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

Delegasi Fakultas Teknik UNISMA dipimpin oleh Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Ena Marlina, S.T., M.T., didampingi Ketua Program Studi Teknik Mesin, Dr. Ismi Choirotin, S.T., M.Sc., serta Ketua Program Studi Teknik Elektro dan Informatika, Fawaidul Badri, S.Kom., M.T. Kehadiran ketiga pimpinan tersebut merupakan bagian dari strategi fakultas dalam memperkuat kualitas kepemimpinan akademik pada level fakultas maupun program studi sebagai fondasi menuju perguruan tinggi yang inovatif dan berorientasi pada mutu berkelanjutan.

Keikutsertaan FT UNISMA dalam forum bergengsi ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menghadiri pelatihan kepemimpinan. FDTI Deans’ Course merupakan salah satu program nasional yang dirancang untuk membangun paradigma baru kepemimpinan pendidikan tinggi teknik, yaitu kepemimpinan yang mampu merespons perubahan teknologi, dinamika kebijakan pendidikan, tuntutan dunia industri, serta kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Oleh karena itu, seluruh materi yang disusun dalam kegiatan ini diarahkan untuk menghasilkan pemimpin akademik yang tidak hanya unggul secara manajerial, tetapi juga visioner dalam merancang transformasi institusi.

Selama enam hari pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif dari para menteri, rektor, dekan, dan pakar nasional mengenai berbagai isu strategis pendidikan tinggi. Topik yang dibahas meliputi tantangan global pendidikan tinggi Indonesia, penguatan profesi keinsinyuran, University Good Governance, kepemimpinan digital, komunikasi organisasi, coaching leadership, manajemen keuangan perguruan tinggi, sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan kesehatan mental mahasiswa, strategi menghadapi akreditasi LAM Teknik, implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), hingga penyusunan Project Action Plan (PAP) sebagai rencana aksi yang akan diimplementasikan di institusi masing-masing.

Bagi Fakultas Teknik UNISMA, materi-materi tersebut memiliki relevansi yang sangat kuat dengan agenda transformasi yang sedang dijalankan. Penguatan tata kelola berbasis good governance, digitalisasi layanan akademik, peningkatan budaya mutu, internasionalisasi, pengembangan kerja sama, serta peningkatan kualitas lulusan merupakan bagian dari prioritas strategis fakultas dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era Revolusi Industri 5.0 dan Society 5.0.

Yang membanggakan, kehadiran FT UNISMA dalam kegiatan ini tidak hanya sebagai peserta. Dekan Fakultas Teknik UNISMA, Dr. Ir. Ena Marlina, S.T., M.T., juga mengemban amanah sebagai Sekretaris Direktorat Kerjasama dan Kelembagaan Pengurus Pusat Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) Periode 2025–2027. Posisi strategis tersebut menunjukkan pengakuan nasional terhadap kompetensi dan kontribusi Fakultas Teknik UNISMA dalam pengembangan pendidikan teknik di Indonesia sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi.

Dr. Ena Marlina menyampaikan bahwa dinamika pendidikan tinggi saat ini menuntut setiap pimpinan fakultas untuk memiliki kemampuan memimpin perubahan secara cepat dan terukur.

“Transformasi pendidikan tinggi tidak lagi hanya berbicara mengenai peningkatan akreditasi, tetapi juga bagaimana perguruan tinggi mampu membangun tata kelola yang akuntabel, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memperkuat jejaring nasional dan internasional, serta menghasilkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan masa depan. FDTI Deans’ Course memberikan perspektif yang sangat komprehensif mengenai bagaimana transformasi tersebut harus diwujudkan di tingkat fakultas.”

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Mesin, Dr. Ismi Choirotin, S.T., M.Sc., menilai bahwa forum ini menjadi media yang sangat efektif untuk mempelajari praktik-praktik terbaik (best practices) dari berbagai fakultas teknik terkemuka di Indonesia. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi referensi penting dalam memperkuat tata kelola program studi, pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan budaya akademik.

Pandangan yang sama disampaikan oleh Fawaidul Badri, S.Kom., M.T., Ketua Program Studi Teknik Elektro dan Informatika. Ia menekankan bahwa transformasi digital dalam pendidikan tinggi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan strategis. Berbagai materi mengenai digital leadership, komunikasi organisasi, penguatan jejaring, hingga penyusunan Project Action Plan memberikan inspirasi baru dalam pengembangan sistem akademik berbasis teknologi informasi, peningkatan layanan kepada mahasiswa, serta inovasi pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan teknologi digital.

Lebih jauh, keikutsertaan pimpinan FT UNISMA dalam forum nasional ini diharapkan tidak berhenti sebagai proses peningkatan kompetensi individu, melainkan menjadi katalisator perubahan institusi. Berbagai gagasan, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh akan diimplementasikan dalam bentuk penguatan tata kelola fakultas, peningkatan mutu akademik, pengembangan kolaborasi strategis, serta akselerasi pencapaian indikator kinerja utama perguruan tinggi.

Partisipasi aktif dalam FDTI Deans’ Course VIII 2026 sekaligus menegaskan posisi Fakultas Teknik Universitas Islam Malang sebagai institusi yang terus bergerak membangun budaya kepemimpinan yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan semangat tersebut, FT UNISMA optimistis mampu melahirkan berbagai inovasi pendidikan teknik yang tidak hanya memberikan dampak bagi pengembangan institusi, tetapi juga berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan tinggi teknik di Indonesia.

Similar Posts